Tanda-Tanda Anda Lebih Sukses Menjadi Pengusaha Daripada Pegawai Kantoran - Rahasia Bisnis Sukses

Tanda-Tanda Anda Lebih Sukses Menjadi Pengusaha Daripada Pegawai Kantoran

Sebagian besar pegawai kantoran ingin sekali resign dan memilih untuk menjadi pengusaha. Kebebasan menjadi alasan utamanya. Dengan menjadi seorang karyawan, mereka merasa terkekang. Apapun harus lapor dengan pihak kantor, mulai dari waktu untuk liburan, ijin tidak masuk kantor, dan lain sebagainya. Selain itu, pegawai itu cenderung mendapatkan gaji kecil. Sekeras apapun ia menjalankan tugas, hal tersebut tidak begitu berimbas pada gaji yang ia akan dapatkan. Lain hal dengan pengusaha. Semakin keras usaha, maka potensi untuk mendapatkan profit semakin besar.

Akan tetapi, tidak banyak dari mereka yang berniat untuk menjadi pebisnis ketika mereka baru lulus sekolah atau universitas. Umumnya, mereka bermimpi mendapatkan pekerjaan di kantor yang besar. Hanya sedikit yang lulus kemudian membangun sebuah bisnis sendiri.

Sebelum memutuskan untuk berhenti, apakah ada tanda-tanda bahwasannya Anda bisa sukses menjadi seorang pengusaha? Berikut ini beberapa tanda yang membuat orang memiliki kesempatan yang besar mendapatkan kesuksesan dengan cara menjalankan bisnis sendiri, bukan menjadi seorang pegawai.

 

Suka Bisnis

Jika ditanya apakah seseorang suka bisnis, sudah bisa dipastikan masing-masing akan menjawab suka. Namun, apakah itu hanya sekedar suka karena ingin mendapatkan penghasilan yang banyak atau benar-benar rasa suka itu berasal dari lubuk hati yang paling dalam?

Untuk membedakan sekedar suka dengan benar-benar suka, ini seperti seorang balita usia 1 tahun yang mulai belajar berjalan. Pada saat itu, balita tidak hanya sekedar suka untuk berjalan saja tapi benar-benar suka. Walaupun ia terjatuh dan menangis, balita tersebut tetap mencoba berdiri dan belajar berjalan lagi.

Jadi, seseorang yang kemungkinan besar bisa sukses dengan cara menjadi pebisnis biasanya dari kecil suka berbisnis. Banyak cerita pengusaha besar yang dari kecil sudah suka berjualan apa saja meskipun untungnya kecil atau bahkan sering rugi. Jadi, apakah ada tanda-tanda tersebut pada diri Anda?

 

Bisa Beradaptasi Dengan Cepat

Ciri-ciri orang yang bisa beradaptasi adalah suka belajar. Jadi, seorang pengusaha itu tidak pernah berhenti belajar. Ia tahu dunia terus berubah. Dan jika ia ingin bisnis yang ia jalankan survive dan terus berkembang, tidak ada cara lain kecuali ia harus terus belajar. Dengan demikian, ia mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terus terjadi.

Akan tetapi, cara beradaptasi seorang pengusaha tidak hanya dengan cara belajar. Ia juga beradaptasi dengan lingkungan. Di mana ia berada, ia bisa menjadi pribadi yang disukai oleh masyarakat sekitar. Hal tersebut membuatnya mudah berkenalan, bersosialisasi, dan bahkan bekerjasama dengan siapa saja. Jika ini juga yang ada pada diri Anda, tidak salah kalau Anda resign dan memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha baru.

 

Hidup Apa Adanya

Coba Anda lihat bagaimana gaya hidup seorang pengusaha sukses. Dibandingkan dengan karyawan, biasanya pengusaha justru berpenampilan apa adanya, tidak terlalu banyak gaya. Contohnya saja bos Facebook, Mark Zuckerberg yang merupakan satu di antara pengusaha muda terkaya di dunia. Ia justru lebih sering memakai kaos oblong dan jeans di berbagai kesempatan.

Hal tersebut bukan berarti para pengusaha tidak mampu untuk membeli barang-barang yang mahal. Kesederhanaannya tersebut didasari karena adanya pemikiran bahwasannya akan lebih baik ketika uang yang mereka memiliki digunakan untuk membesarkan bisnis, bukan untuk hal-hal sepele yang tidak penting.

Maka dari itu, untuk menjadi seorang pengusaha, Anda tidak hanya perlu untuk menjadi pribadi yang sederhana. Lebih dari itu, kesederhanaan tersebut mencerminkan fokus Anda untuk terus membesarkan bisnis, bukan untuk memamerkan kekayaan dengan cara memakai pakaian yang mahal.

 

Suka Membantu

Salah besar jika seorang pengusaha itu hanya memperkaya diri sendiri. Sebenarnya, ada pikiran di mana seorang pengusaha itu berupaya untuk mengajak banyak orang untuk kaya. Anda bisa lihat tidak ada pengusaha yang berjalan sendiri. Tentu saja mereka harus berkolaborasi dengan orang-orang hebat lainnya.

Jadi, ada niat di dalam hati pengusaha untuk membantu sesama. Tentu bukan cara memberi uang begitu saja tapi memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bersama-sama maju dan sukses.

Hal kecil yang bisa terlihat dari pengusaha adalah kemauannya untuk membantu orang lain. Anda bisa lihat banyak pengusaha yang sudah sangat kaya raya tapi menyumbangkan uang mereka untuk membangun sebuah yayasan untuk membantu lebih banyak orang agar terus berkembang.

Jadi, apakah semua tanda-tanda tersebut ada pada diri Anda?

Meskipun demikian, Anda tidak boleh asal-asalan dalam memilih sebuah usaha. Menjadi pebisnis itu tidak cukup didasari atas suka dan mau. Anda harus pertimbangkan juga usaha yang akan Anda jalankan berpotensi membuat Anda mendapatkan untung atau tidak. Pikirkan juga bagaimana usaha yang akan Anda lakukan bisa berkembang terus atau tidak.

Dan yang tak kalah penting lagi, Anda harus tahu cara pemasaran. Semua jenis usaha membutukan sistem pemasaran yang tepat. Tepat dalam hal ini berarti sesuai dengan kebutuhan dan juga perkembangan zaman. Untuk saat ini, strategi pemasaran yang sering digunakan dan sangat efektif adalah strategi marketing online. Anda perlu belajar tentang hal tersebut, mulai dari SEO, iklan secara online, copywriting, mengoptimalkan media sosial, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, penting sekali bagi Anda untuk belajar tentang bagaimana menjadi pengusaha di era digital. Meskipun demikian, Anda juga masih perlu mengetahui cara pemasaran konvensiona dan juga teknik bisnis online. Yang terpenting, ketahui target market dan temukan cara pemasaran yang tepat karena sukses atau tidaknya sebuah bisnis sangat ditentukan oleh pemasaran. Mau tau tentang digital marketing, bisa ikut kursus private maupun kelas bareng. Sekarang banyak pembicara digital marketing di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *