Sudah Khatam Belajar FB Ads Tapi Bisnis Belum Berkembang? Mungkin Ini Alasannya

Sudah Khatam Belajar FB Ads Tapi Bisnis Belum Berkembang? Mungkin Ini Alasannya

Banyak orang yang sudah belajar FB Ads. Bahkan, bukan hanya di satu tempat kursus saja mereka mempelajari cara iklan di Facebook. Beberapa tempat kursus, entah itu offline atau online sudah mereka ikuti tapi bisnis mereka masih saja jalan di tempat.

Apakah ada yang salah dengan apa yang mereka pelajari? Kemungkinan itu mungkin ada. Makanya, penting sekali bagi Anda untuk memilih tempat kursus FB Ads yang kredibel. Namun, kemungkinan lain juga ada. Bisa saja mereka tidak menerapkan dengan tepat. Atau yang paling parah mereka tidak memahami hal-hal non teknis. Mereka pasti sudah belajar hal-hal teknis cara beriklan di FB seperti bagaimana membuat target iklan, bagaimana menentukan budget iklan dan lain sebagainya.

Namun, bagaimana dengan hal-hal yang sifatnya non-teknis? Jika selama ini sudah merasa cukup mengikuti kursus FB Ads tapi belum bisa dikatakan berhasil dalam mengembangkan bisnis, ada baiknya Anda review kembali hal-hal yang bersifat non-teknis.

Memang terdengar sepele. Karena sepele, maka banyak orang yang tidak memperhatikan hal non teknis tersebut.

  1. Produk Yang Dipasarkan

Harus diperhatikan iklan di Facebook itu hanya sebagai sarana promosi saja. Sama halnya seperti Anda iklan dengan cara memasang baliho di pinggir jalan besar. Apakah semua orang melihat iklan di baliho tersebut? Kemungkinan besar. Namun, apakah mereka langsung tertarik dan kemudian membeli produk yang Anda iklankan? Belum tentu.

Maka dari itu, bagi siapa saja yang ingin belajar Facebook Ads, hal pertama dan paling utama yang perlu diperhatikan adalah produk. Apakah produk yang akan Anda iklan itu bermanfaat? Apakah memang banyak orang yang membutuhkan produk tersebut? Apakah ada produk sejenis? Jika ada, apa kelebihan produk Anda dibandingkan dengan produk lainnya?

Pada intinya, kualitas produk yang Anda pasarkan sangat menentukan apakah iklan yang Anda lakukan itu berhasil atau tidak. Percuma saja Anda habiskan jutaan rupiah untuk iklan Facebook. Dan memang banyak orang yang melihat iklan tersebut. Namun, mereka hanya melihat tapi tidak tertarik untuk membeli. Percuma, kan?

  1. Copywriting

Iklan di FB itu ibarat Anda menawarkan produk ke banyak orang. Dan itu Anda lakukan secara online. Secara offline saja, belum tentu kan orang yang Anda tawari produk tertarik untuk membeli? Apalagi secara online di mana orang tidak tahu siapa Anda dan apakah produk yang Anda tawarkan itu bagus atau tidak.

Untuk yang merasa lemah di Copywriting, boleh baca buku ini, beneran bagus dan mudah sekali untuk diikuti.

buku easy copywriting

Itulah mengapa Anda yang sudah belajar membuat FB Ads juga perlu untuk mempelajari bagaimana cara membuat copywriting. Apa itu copywriting? Secara sederhana, ini merupakan teknik membuat iklan yang membuat orang tertarik untuk segera membeli produk yang Anda tawarkan.

Copywriting harus mampu membius target market sehingga mereka sulit untuk menolak tawaran Anda. Akan lebih baik jika Anda mampu membuat copywriting yang bisa membuat orang langsung membeli seperti pemberian diskon dengan batasan waktu, bonus menarik, cashback, dan lain sebagainya.

  1. Belajar Melakukan Analisa

Kebanyakan orang setelah membuat iklan langsung meninggalkan begitu saja. Jika tidak yang beli, mereka bilang iklan boncos. Jika ada yang beli, mereka senang karena menganggap iklan berhasil. Apakah mereka juga berhasil dengan iklan yang sama? Belum tentu. Sekali lagi, iklan hanya cara saja.

Jika produk sangat bagus, copywriting memikat, dan penerapkan iklan sesuai dengan apa yang Anda dapatkan dari kursus FB Ads, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah analisa. Dari setiap set ads yang dibuat, Anda harus melakukan analisa. Mengapa set ads pada periode tertentu berhasil tapi terkadang tidak berhasil.

Jadi, belajar teknik FB Ads saja tidak cukup. Jika Anda belajar secara teknik saja, itu sama saja Anda mengetuk pintu rumah satu per satu lalu menawarkan produk. Apakah semua orang suka dan mau membeli produk tersebut? Belum tentu. Berbeda jika Anda benar-benar mengerti betul hal-hal yang sepele namun penting seperti yang di atas. Iklan Anda sangat efektif. Bahkan, tidak perlu budget yang banyak, tapi Anda bisa mendapatkan untung yang sangat banyak.

 

Boncos Itu Biasa Tapi Jangan Jadi Kebiasaan

Internet marketer manapun yang menggunakan FB ads pasti pernah mengalami boncos alias tidak dapat pembeli setelah keluar uang cukup banyak untuk iklan di Facebook. Maka dari itu, boncos itu hal yang wajar. Hanya saja, jangan sampai bocos ini terjadi terus menerus sehingga menjadi semacam kebiasaan.

Untuk itu, perlu dipastikan Anda belajar FB Ads ditempat dan dengan orang yang tepat. Akan lebih baik jika Anda belajar langsung dari orang yang tidak hanya ahli tapi juga sebagai pelaku internet marketing yang sering menggunakan FB Ads. Dengan demikian, Anda tidak hanya akan mendapatkan teori tapi juga mendapatkan sharing pengalaman apa yang mereka sudah lakukan sebelumnya.

Selain itu, pasatikan juga Anda tahu psikologi pasar. Apapun produk yang Anda pasarkan, seberapa berkualitas produk tersebut, dan secanggih apapun copywriting yang Anda buat, hal tersebut akan sia-sia belaka jika Anda tidak memahami psikologi pasar. Pilih waktu dan momen yang tepat untuk melakukan iklan. Dan pahami juga apa yang target customer yang Anda target. Inilah yang paling inti dari sebuah iklan.

Ingat, iklan melalui Facebook hanya sebagai media saja. Apapun yang sudah Anda pelajari selama belajar FB Ads, itu akan berhasil jika Anda memahami betul inti dari sebuah iklan. Untuk yang mau serius belajar, pasti bisa berhasil, banyak teman-teman yang sudah membuktikannya, ini saya tujukkan beberapa testemoni dari mereka. Mau tau mereka balajar dimana? Mereka itu belajar FB Ads dan ilmu Bisnis Online atau Digital Marketing di sini. Merka sudah berhasil, jadi ikuti saja jejaknya, jangan menyerah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *