Sosial Media Marketing Harus Disesuikan Dengan Bisnis Yang Anda Jalankan

Sosial Media Marketing Harus Disesuikan Dengan Bisnis Yang Anda Jalankan

Pasti sudah banyak yang menggunakan sosial media marketing untuk jualan. Entah itu sebagai distributor, reseller, atau jenis bisnis yang lain. Bahkan tidak sedikit yang menjalankan bisnis Adsense dengan memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan traffic.

Namun, apakah dari sekian banyak yang memanfaatkan media sosial bisa dikatakan berhasil? Ternyata tidak. Jika kemudian ditanya apa yang menjadi faktor penyebab kegagalan mereka, jawabannya sangat panjang. Bisa saja produk yang ditawarkan kurang menarik, kurangnya membuat orang berminat untuk membeli, atau bukan tidak mungkin target market mereka tidak ada di friend list akun media sosial mereka.

Makanya, setidaknya ada tiga hal yang membuat Anda berhasil melakukan media sosial marketing.

  • Produk Bagus
  • Penawaran Menarik
  • Punya Pontential Customers atau yang sering disebut dengan target market

Lalu, apakah dengan memastikan hal tersebut, bisnis online yang Anda jalankan dengan memanfaatkan media sosial 100% berhasil? Tidak juga. Prosentase gagal itu tetap ada. Hanya saja, setidaknya prosentasi sukses lebih tinggi daripada prosentase gagal jika Anda memperhatikan tiga hal tersebut di atas.

Akan tetapi, yang tak kalah penting lagi adalah pemilihan jenis media sosial. Ada banyak sekali media sosial yang ada sekarang ini. Sebut saja mulai dari yang sangat popular seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Setidaknya tiga media sosial tersebut yang paling ngehit hingga saat ini.

Kira-kira mana yang menurut Anda paling cocok untuk dijadikan sebagai tempat berjualan? Jangan dijawab dulu. Ternyata, tidak semua orang bisa memanfaatkan semua jenis media sosial untuk marketing lho.

 

Marketing Dengan Menggunakan Facebook

Sangat mungkin kemungkinan Anda menggunakan Facebook. Ini media sosial yang paling popular. Bisa dikatakan hampir semua orang punya media sosial yang satu ini tapi belum tentu punya yang lain. Sementara itu, yang punya Instagram sangat mungkin punya Facebook.

Hal tersebutlah yang membuat pasar Facebook itu sangat luas. Anda bisa menjangkau customer yang sangat luas.

Namun, Anda harus tahu alogaritma Facebook itu selalu berubah. Contohnya saja sekarang ini status yang akan muncul di timeline itu status yang mengundang banyak interaksi. Jadi, jika Anda jualan dengan Facebook tapi tidak ada interaksi, status Anda akan langsung hilang tenggelam dari status lainnya hanya dalam hitungan menit mengingat setiap menit status baru muncul.

Solusinya adalah dengan menggunakan Facebook Ads. Ini iklan berbayar di mana Anda bisa mentarget mereka yang potensial tertarik dan mau membeli produk Anda. Sayangnya, banyak juga yang gagal. Istilahnya boncos. Jadi, Anda rugi karena Anda sudah mengeluarkan iklan tapi tidak ada yang membeli produk Anda.

Untuk itu, jika Anda ingin menggunakan media sosial marketing yang satu ini, pastikan Anda menguasai bagaimana cara mentarget calon konsumen yang tepat. Kuasai juga teknik copywriting yang baik karena inilah yang menentukan seseorang mau membeli atau tidak.

 

Marketing Melalui Twitter

Media sosial ini beda dengan Facebook. Karakternya sedikit. Jadi, Anda harus tahu persis bagaimana memanfaatkan karakter yang limit untuk menggaet calon konsumen Anda.

Sebenarnya, Twitter ini tidak cocok untuk jualan secara langsung. Ini lebih digunakan untuk men direct follower Anda untuk menuju ke situs atau toko online Anda.

Jadi, Anda harus membuat 140 kata yang persuasif. Ini kuncinya. Dan ingat Anda harus punya situs, toko online, atau landing page di mana pembaca bisa tahu apa yang Anda tawarkan.

 

Marketing Dengan Instagram

Apa yang ada di dalam pikiran Anda jika mendengar Instagram? Betul sekali. Ini media sosial dengan konten gambar. Jika Anda tidak punya keunggulan untuk membuat copywriting yang bagus dan persuasif, Anda bisa manfaatkan gambar dan posting di Instagram.

Hanya saja, Anda harus perhatikan gambar yang Anda gunakan. Pastikan gambar tersebut membuat orang tahu bahwa Anda jualan. Dan mereka mengerti produk yang ada di gambar tersebut sangat bagus.

Oleh sebab itu, tidak jarang media sosial marketer yang menggunakan Instagram tidak tanggung-tanggung dalam memposting gambar. Mereka menggunakan kamera dengan resolusi tinggi agar gambar yang tampil di Instagram sangat menarik.

Tidak itu saja. Mereka juga harus setidaknya menguasai teknik fotografi. Cari angle yang membuat produk Anda difoto dengan sangat bagus. Kuasai juga teknik pencahayaan. Jika ingin lebih cepat, gunakan saja jasa fotografer. Pasti foto produk Anda sangat bagus.

Karena mudahnya menggunakan media sosial untuk marketing, banyak orang yang memutuskan untuk jualan di media sosial ini. Makanya, bisa saja timeline media sosial Anda penuh dengan status jualan.

Sayangnya, hal tersebut justru sering membuat orang ilfeel alias jijik. Pasalnya, Anda hanya jualan saja. Orang akhirnya kurang respect, sebel, dan akhirnya tidak tertarik untuk membeli. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengambil hati calon konsumen Anda. Jangan terus menerus melakukan promosi. Berikan lebih banyak informasi edukasi. Akan lebih baik jika hal tersebut terkait dengan produk yang Anda jual. Dengan demikian calon konsumen Anda merasakan adanya value yang mereka dapatkan dari akun media sosial Anda.

Yang terjadi adalah Anda mendapatkan respect dan trust. Pada saat itulah Anda selangkah lebih maju. Lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan konsumen. Jadi, perbanyakan share informasi edukatif. Sesekali Anda jualan. Itu yang perlu dilakukan jika Anda menerapkan sosial media marketing. Mau tau cara menggunakan channel sosial media yang tepat, belajar di sini.

One thought on “Sosial Media Marketing Harus Disesuikan Dengan Bisnis Yang Anda Jalankan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *