Menjalankan Bisnis Dropship Masih Menjanjikan

Menjalankan Bisnis Dropship Masih Menjanjikan

Ramai sekali perbincangan mengenai jenis bisnis dropship. Dan saat ini, ramainya bukan mengenai peluang yang besar untuk menjadi dropshiper (istilah yang digunakan untuk mereka yang menjalankan bisnis dropship). Tapi justru sebaliknya. Ada yang bilang dropship tidak lagi menjadi jenis bisnis online yang menjanjikan.

Sebenarnya, ada banyak sekali jenis bisnis online. Asal tahu strategi bisnis online sesuai dengan jenis bisnisnya, maka siapa saja bisa sukses. Namun, dari berbagai jenis bisnis online tersebut, banyak orang yang memprediksi dropship lebih cepat hilang. Tidak ada orang yang bakal tertarik lagi menjalankan bisnis online dropship lagi.

Benarkah demikian? Tentu saja setiap orang bisa memiliki pandangan tersendiri. Semua pandangan bisa saja benar tapi bisa saja salah. Tinggal Anda menentukan mana yang menurut Anda paling tepat.

Namanya juga prediksi. Hanya sebatas terawangan berdasarkan fakta-fakta yang ada saat ini.

 

Siapa Bilang Dropshiper Bakal Mati

Mungkin Anda salah satu orang yang baru memulai bisnis dropship. Atau barangkali Anda baru berencana untuk menjalankan bisnis yang satu ini? Sayangnya, Anda langsung digempur dengan informasi yang tidak menyenangkan, yaitu mengenai segera matinya dropship.

Seharusnya, ini menjadi peluang. Bisa dipastikan banyak orang yang akan percaya dengan hal tersebut. Dan itu artinya peluang untuk sukses menjadi dropshiper menjadi lebih terbuka lebar.

Namun, tentu tidak hanya atas dasar hal tersebut saja yang membuat Anda tetap mau atau akan menjalankan bisnis ini. Anda juga harus mematahkan argumen orang-orang yang menganggap dropshiper akan segera mati.

Banyak sekali argumen yang digunakan. 3 alasan berikut ini yang sering ditonjolkan.

 

  1. Adanya Marketplace

Sekarang ini, semakin banyak bermunculan marketplace lokal. Bahkan, marketplace terkenal sudah mendapatkan investor besar yang akan membuat marketplace tersebut berkembang jauh lebih cepat. Dan tentu saja yang diuntungkan adalah para produsen. Mereka bisa semakin mudah memasarkan apapun produk yang mereka buat di marketplace tersebut.

Selain itu, tidak ada syarat yang sulit bagi produsen untuk memasarkan produk di marketplace. Jangankan produsen. Para reseller pun banyak yang memasarkan di marketplace. Akibatnya, tak jarang ada satu produk yang sama persis dijual oleh beberapa penjual. Anda pasti sering melihat hal tersebut, bukan?

Dua alasan itulah yang katanya menjadi dasar di mana bisnis online dropship akan segera mati. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah apakah semua produsen mau memasarkan produk mereka di marketplace? Ternyata tidak juga. Ada produsen yang ingin memasarkan produk dalam kuantitas yang banyak agar cash flow mereka cepat dan produksi produksi mereka lebih efektif. Dan biasanya mereka bekerjasama dengan dropshiper dalam hal ini. Jadi, produsen hanya fokus melakukan produksi dan dropshiper memiliki peran untuk melakukan marketing.

Jadi, masih percaya kalau dropship akan segera mati?

 

  1. Harga Mahal

Seorang dropshiper mendapatkan untung dari margin harga yang ia tentukan. Misalkan saja sebuah produk didapatkan dari produsen dengan harga Rp 10.000 lalu oleh dropshiper dijual dengan harga Rp 12.500. Asumsi inilah yang membuat beberapa orang menganggap dropship akan gulung tikar mengingat konsumen tahu jika membeli produk di dropshiper lebih mahal.

Padalah tidak juga. Tidak semua dropship itu menjual produk lebih mahal. Ada juga yang berani menjual dengan harga yang sama dengan harga produsen karena mereka memiliki strategi tersendiri atau memiliki kesepakatan khusus dengan produsen.

 

  1. Toko Online

Sebenarnya, tidak benar juga jika banyak produsen yang hanya mengandalkan marketplace. Beberapa produsen melakukan branding dengan bantuan marketplace. Sementara itu, lambat namun pasti, mereka juga membuat website. Setelah brand mereka dikenal, mereka tidak perlu menggunakan marketplace, tapi melakukan pemasaran dengan menggunakan toko online sendiri.

Lalu bagaimana dengan nasib pebisnis dropship? Mereka justru lebih mudah untuk melakukan kerjasama. Bahkan, ada juga produsen yang memang menawarkan sebuah sistem kerjasama dengan banyak dropshiper untuk lebih memperluas jangkauan marketnya.

Jadi, Anda masih yakin untuk menjalankan bisnis online berupa dropship kan?

Menjadi Dropshiper Tidak Ada Matinya

Memang tidak ada yang tidak mungkin. Model bisnis itu selalu berubah. Ada yang hilang karena sudah tidak efektif dan muncullah model bisnis yang baru. Akan tetapi, sepertinya dropship masih bertahan hingga beberapa tahun mendatang.

Dan jika Anda berniat untuk menjadi dropshiper, Anda harus selektif dalam memilih produk yang akan dipasarkan. Ini menjadi kunci utama agar sukses dalam menjalankan bisnis yang satu ini.

Akan lebih baik jika Anda memasarkan produk yang banyak orang cari. Produk tersebut seolah menjadi sebuah produk yang orang benar-benar butuhkan. Contoh yang paling mudah adalah produk kesehatan. Apapun akan dilakukan oleh orang yang sakit. Beda dengan pakaian atau gadget. Kalaupun mereka sangat ingin sekali, bisa saja mereka menunda untuk membeli produk tersebut karena alasan budget yang belum cukup, misalnya. Lain hal dengan produk kesehatan. Saat orang sakit, berapa budget yang harus dibutuhkan akan diusahakan agar ia sembuh.

Dan salah satu produk kesehatan yang bisa Anda coba untuk pasarkan melalui sistem dropship adalah Smart Detox. Banyak yang bilang ini adalah produk pelangsing tubuh yang banyak dicari oleh wanita. Akan tetapi, sebenarnya ini adalah produk yang berguna untuk menjaga kesehatan secara umum. Terutama bagi seseorang yang beresiko terkena kanker atau sudah didiagnosa memiliki kanker. Smart Detox ini bisa mengatasi masalah kanker mengingat peran utamanya adalah menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh.

Setidaknya Anda bisa coba menerapkan teknik bisnis dropship ini dengan memasarkan produk kesehatan yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *